Computerized Maintenance

PROGRAMMING

Computerized Maintenance Management Systems (CMMS) sebagai salah satu bagian kecil di tahap 1 pada model Operational Reliability Maturity Continuum, telah banyak digunakan untuk mengelola dan mengendalikan perawatan peralatan di industri manufaktur dan jasa yang moderen. Beberapa tahun lalu, CMMS dasar telah diterapkan untuk merawat peralatan rumah sakit, terutama untuk peralatan rumah sakit yang penting dan berkaitan dengan keselamatan pasien.

Sekarang CMMS telah menjadi konsumsi tiap organisasi, baik penghasil produk maupun jasa. Nilai lain yang menjadi daya tarik dari CMMS bagi perusahaan, adalah karena CMMS, secara umum, didisain untuk mendukung kebutuhan pengendalian dokumen di ISO 9000:2000 dan merupakan suatu bagian kunci dari filosofi Total Productive Maintenance (TPM).

Filosofi Perawatan

Secara filosofi perawatan, dimana Corrective Maintenance dapat terdiri dari Unplanned Maintenance untuk kondisi insidensial terhadap mode kegagalan yang belum/tidak diprediksikan, dan Planned Maintenance, untuk yang telah diketahui atau diprediksikan. Sedangkan Planned Maintenance pada umumnya berisi perencanaan perawatan berdasarkan pada Predictive Maintenance dan Preventive Maintenance.

* Output Hardcopy/ Screnshoot diatas beberapa menggunakan Printer dotmetrik LQ300 

Maintenance System merupakan satu Modul yang disisipkan pada FMS(Fleet Management System)  yang didedikasikan untuk divisi Maintenance(Bengkel). Pada aplikasi ini user membuat Work Order, Dellivery Note,Supply Slipt, dan lain sebagainya, beberapa manfaat diantaranya divisi Maintenance dapat dengan mudah mengontrol pengeluaran biaya Maintenance berdasarkan Project Unit. hanya dengan mengakses via internet 

Technology

- PHP 
- AJAX 
- Jquery 
- Apache Tomcat 7 
- Jrxml
- MySql Database 
- Jasper Report
- Ubuntu Server
- CentOS for Server

 


Visit Demo